2. Kehidupan Sosial-Ekonomi Masyarakat Malaka

a. Kehidupan Ekonomi

Sejak Kerajaan Malaka berkuasa, jalur perdagangan internasional
yang melalui Selat Malaka semakin ramai. Bersamaan dengan
melemahnya kekuatan Majapahit dan Samudera Pasai, kerajaan
Malaka tidak memiliki persaingan dalam perdagangan.

Tidak adanya saingan di wilayah tersebut, mendorong
kerajaan Malaka membuat aturan-aturan bagi kapal yang sedang
melintasi dan berlabuh di Semenanjung Malaka. Aturan tersebut
adalah diberlakukan pajak bea cukai untuk setiap barang yang
datang dari wilayah barat (luar negeri) sebesar 6% dan upeti untuk
pedagang yang berasal dari wilayah Timur (dalam negeri). Tingkat
keorganisasian pelabuhan ditingkatkan dengan membuat
peraturan tentang syarat-syarat kapal yang berlabuh, kewajiban
melaporkan nama jabatan dan tanggungjawab bagi kapal-kapal
yang sedang berlabuh, dan sebagainya.

Raja dan pejabat kerajaan turut serta dalam perdagangan
dengan memiliki kapal dan awak-awaknya. Kapal tersebut
disewakan kepada pedagang yang hendak menjual barangnya ke
luar negeri. Selain peraturan-peraturan tentang perdagangan,
kerajaan Malaka memberlakukan bahasa Melayu sebagai bahasa
resmi dalam perdagangan dan diplomatik.

b. Kehidupan Sosial

Dalam pemerintahannya, raja menunjuk seorang patih untuk
mengurusi kerajaan, dari patih diteruskan kepada bawahannya
yang terdiri dari bupati, tumenggung, bendahara raja, dan
seterusnya.
Masalah perpajakan diurus seorang tumenggung yang
menguasai wilayah tertentu, urusan perdagangan laut diurus oleh
syahbandar dan urusan perkapalan diurus oleh laksamana.
Kekayaan para raja dan pejabat kerajaan semakin bertambah
akibat dari penarikan upeti dan usaha menyewakan kapal. Uang
yang didapat dipakai untuk membangun istana kerajaan,
membuat mesjid, memperluas pelabuhan, dan digunakan untuk
kebutuhan sehari-hari yang cenderung mewah. Gejala timbulnya
kecemburuan sosial disebabkan oleh dominasi para bangsawan
dan pedagang dalam kehidupan bermasyarakat. Hal inilah yang
menjadi penyebab lemahnya Kerajaan Malaka.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *