D.GERAK LURUS BERATURAN(GLB)

Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menemukan peristiwa yang berkaitan dengan gerak lurus beraturan, misalnya orang yang berjalan dengan langkah kaki yang relatif konstan, mobil yang sedang bergerak, dan sebagainya. Suatu benda dikatakan mengalami gerak lurus beraturan
jika lintasan yang ditempuh oleh benda itu berupa garis lurus dan kecepatannya selalu tetap setiap saat. Sebuah benda yang bergerak lurus menempuh jarak yang sama untuk selang waktu yang sama. Sebagai contoh, apabila dalam waktu 5 sekon pertama sebuah mobil menempuh
jarak 100 m, maka untuk waktu 5 sekon berikutnya mobil itu juga menempuh jarak 100 m. Secara matematis, persamaan gerak lurus beraturan (GLB)
adalah:
s = v.t atau v =
t
s ………………………………………. (2.4)

dengan:
s = jarak yang ditempuh (m)
v = kecepatan (m/s)
t = waktu yang diperlukan (s)
Jika kecepatan v mobil yang bergerak dengan laju konstan selama selang waktu t sekon, diilustrasikan dalam sebuah grafik v-t, akan diperoleh sebuah garis lurus,
Grafik hubungan v-t tersebut menunjukkan bahwa kecepatan benda selalu tetap, tidak tergantung pada waktu, sehingga grafiknya merupakan garis lurus yang sejajar dengan sumbu t (waktu).  jarak tempuh merupakan luasan yang dibatasi oleh grafik dengan sumbu t dalam selang waktu tertentu. Hal ini berlaku pula untuk segala bentuk grafik yaitu lurus maupun lengkung. Sementara itu, hubungan jarak yang ditempuh s dengan waktu t, diilustrasikan dalam sebuah grafik s-t,
sehingga diperoleh sebuah garis diagonal ke atas,
dapat dikatakan jarak yang ditempuh s benda berbandinglurus dengan waktu tempuh t. Makin besar waktunya makin besar jarak yang ditempuh.  grafik hubungan antara jarak s terhadap waktu t
secara matematismerupakan harga tan α , di mana α adalah sudut antara  garis grafik dengan sumbu t (waktu).

CONTOH SOAL

Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan 72 km/jam. Pada jarak 18 km dari arah yang berlawanan, sebuah mobil bergerak dengan kecepatan 90 km/jam. Kapan dan di manakah kedua mobil tersebut akan berpapasan?

Penyelesaian:

v1 = 72 km/jam = 3.600 s
1 jam
jam
72.000 m× = 20 m/sv2 = 90 km/jam = 3.600 s
1 jam
jam
90.000 m× = 25 m/sJarak kedua mobil = PQ = 18 km = 18.000 m
Misal, titik R merupakan titik di mana kedua mobil tersebut berpapasan, maka:PQ = PR + QR Dengan: PR = jarak tempuh mobil 1
QR = jarak tempuh mobil 2Maka:
PQ = v1 t + v2 t
18.000 = (20t + 25t)
18.000 = 45 t
45 t = 18.000
t = 400 s
PQ = v1.t = (20 m/s)(400 s) = 8.000m = 8 km
QR = v2.t = (25 m/s)(400 s) = 10.000 m = 10 km
Jadi, kedua mobil tersebut berpapasan setelah 400 s bergerak, dan setelah mobil pertama menempuh jarak 8 km atau setelah mobil kedua menempuh jarak 10 km.

UJI KEMAMPUAN 2.3

Sebuah bus bergerak lurus beraturan dengan jarak tempuh 10 km selama 15 menit. Jika bus harus menempuh jarak 60 km untuk sampai ke terminal, dalam waktu berapa jam bus tersebut tiba di terminal?

KEGIATAN

Tujuan : Melakukan percobaan gerak lurus beraturan dengan mobil mainan berbaterai. Alat dan bahan : Mobil mainan berbaterai, neraca/timbangan, papan mendatarberpenggaris, beban, dan stopwatch.

CARA KERJA

1. Timbanglah massa mobil mainan beserta baterai dan bebannya.

2. Pasanglah batu baterai baru pada mobil mainan,
letakkan di atas papan mendatar berpenggaris, dan on-kan baterainya,
maka mobil itu akan memeluncur di atas papan

3. Tentukan sepanjang lintasan papan mendatar dengan jarak tertentu s
berdasarkan penggaris yang tersedia, ukurlah waktunya dengan stopwatch
(t) ketika mobil mainan tersebut melintasi lintasan papan mendatar tersebut.
4. Ulangilah langkah 2 dan 3 untuk berbagai panjang lintasan yang berbeda.
5. Ulangi langkah 1 sampai dengan4 untuk mobil mainan yang diberi beban di atasnya.
6. Masukkan hasil data percobaan pada tabel yang tersedia.
7. Tentukan laju dari mobil mainan tersebut.
8. Buatlah grafik antara panjang lintasan (s) dengan waktu tempuh (t).

Massa Mobil Mainan + Beban s (Lintasan) Waktu Tempuh (t) Laju (s/t)

1. Apa yang dimaksud gerak lurus beraturan?
2. Dengan menggunakan rumusan panjang lintasan dan kecepatan, dapatkah dihitung komponen lainnya? Jelaskan dengan singkat!

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *