STREET ART

   Seni adalah elemen kehidupan yang penting, kita tidak dapat memisahkan kehidupan dengan seni. Seni ada dimana mana, semua yang ada di bumi, dan angkasa adalah seni. Manusia adalah seni, mengapa demikian, karna manusia sangat kompleks, sederhananya manusia adalah hasil karya cipta seni Tuhan yang tidak dapat dibandingi oleh apapun, bentuk tubuh manusia, system yang berjalannya juga seni. bentuk muka bumi, bentuk hewan, bentuk binatang semuanya adalah seni. seni sudah ada sejak makhluk pertama muncul dibumi, sejak jaman primitif seni sudah berkembang sesuai dengan perkembangan dan pemahaman otak di jaman tersebut, seni selalu berdampingan dengan jaman. Setiap jaman memiliki ciri khas seni tersendiri. Dalam seni semua hal benar tidak ada seni yang salah, menikmati seni memerlukan persepsi setiap individu, persepsi membentuk penilaian dari karya tersebut. Seni terbagi  menjadi beberapa jenis generalnya adalah seni suara dan seni gambar. Yang akan kita bahas disini adalah seni gambar.

Seni gambar sudah ada sejak manusia primitif hadir di bumi, seni gambar memiliki maksud dan makna tersendiri sesuai dengan jamannya dan elemen yang melatarbelakangi lahirnya seni itu tersebut. selain hal diatas, territory dan hal yang termasuk didalamnya menjadi alasan mengapa seni gambar tersebut hadir. Seni gambar pada jaman primitif dahulu memiliki fungsi tersendiri. seni gambar pada jaman primitive dahulu memiliki nilai mistisme dan spiritualisme, seni gambar yang dilukis pada dinding gua mayoritas menceritakan mengenai berburu. Seni gambar dari jaman primitive menjadi saksi berkembangnya manusia.

Pada jaman romawi kuno seni gambar atau biasa disebut grafitty digunakan sebagai media propaganda menghadapi keburukan dan ketidaksetujuan terhadap pemerintahan. Seni grafity terus berkembang, seni grafity menjadi sarana bagi golongan tertentu di masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya melalui media dinding di ruang umum. Seni grafity sendiri biasa disebut sebagai seni jalanan. Seni jalanan yang paling sederhana adalah tulisan, namun beberapa golongan berpendapat bahwa seni grafity merusak keindahan dan mengganggu ketertiban umum, semua itu tergantung dengan persepsi masing masing individu menilainya. Seni grafity pun menimbulkan masalah lain apabila diekspresikan melalui media yang tidak tepat, seperti property pribadi tanpa izin pemilik. Seni grafity yang tidak tepat menjadi beban pemerintah dan pemilik property untuk dibersihkan. Kreatifitas seni grafity terus berkembang sesuai dengan keadaan social yang beredar di masyrakat. Seni grafity yang ada mencerminkan tingkat pemahaman seniman dalam memahami lingkungan, tingkat pendidikan dan persepsi seniman dalam menjawab keadaan social.

by.andre nanda